Minggu, 11/ Mei/ 2025 - Zhafir Akalanka

 

   


     Beberapa hari ini, aku tidak tahu bagaimana caranya tidur, caranya bersosial, caranya menjadi manusia normal. Aku berada di suatu wilayah di dalam diriku─ menyaksikan ombak-ombak pecah di hadapanku; pikiran-pikiran lalu-lalang namun buntu; kenangan yang hadir secara bertubi-tubi bagaikan tetesan hujan yang begitu deras dan menenggelamkanku. Aku kehilangan keseimbanganku. Hal-hal menjadi sangat bertentangan di dalamku. Semuanya saling tertaut, namun terlepas dariku. Memori adalah hal-hal yang melekat di dalam diriku, namun di saat yang bersamaan, memori adalah hal-hal yang hilang dariku.
    Pagi ini adalah hari Minggu, hari libur, dan aku belum juga bisa tertidur. Otot-ototku mengendur. Tulang-tulangku menjadi lentur. Tatapanku blur. Air mata mengering namun jati diriku terasa perlahan luntur. Aku kehilangan ketajamanku, nyaris dalam hal apa pun. Motorikku tidak bekerja dengan baik, seperti tidur, makan, berjalan, menggunakan benda, berolahraga, membalas pesan, merespon pertanyaan, membuat keputusan, semua hal ringan menjadi terasa begitu sulit untuk dilakukan. Getir dan rasa takut menguasaiku. Oh, hidup menjadi sungguh tidak nyaman, segalanya menekan, tubuh menuntut, memori mengisap, setiap elemen di dalam diri menjadi tidak kooperatif dan senang untuk saling menyulut peperangan, tapi tak ada pilihan selain terus berjalan, berpegang pada apa pun sampai tiada lagi apa pun; memeluk siapa pun sampai tak ada lagi seorang pun, sampai kita menyadari: tiada kawan selain kesendirian.
    Aku berusaha untuk menutupi kekacauan diri dengan mencari setitik potensi ketertarikan yang mungkin bisa kukembangkan pada berita terkini; pada apa yang viral hari ini, tapi aku tidak bisa, mereka adalah salah satu faktor; mereka juga apa yang selama ini kusebut teror. Bagaimana menjelaskan ini dengan benar? Sungguh sulit terdeskripsi. Ini berat. Ini membebani. Sial! Aku benci untuk peduli ketika seharusnya aku berlepas diri. Generasi ini seperti bualan yang ternavigasi. 
    Hidup di zaman yang mencampuradukkan kekecewaan dengan kebenaran, bagaikan menjaring udara─ kesia-siaan memiliki pola kegiatan yang terbentuk. Aku sedang menulis dengan keadaan terduduk, namun aku seperti sedang berada jauh di dalam mimpi buruk: gelap, bingung, suram, terkutuk, semua pintu terasa begitu asing dan tertutup, kesadaran menjadi sesuatu yang mustahil, aku menulis di dalam keterasingan, aku bersedih di dalam keterasingan, aku berpikir dan bertindak di dalam keterasingan, aku memanggil, memanggil, dan memanggil, tapi suaraku kembali dan tertekan. Aku....menjadi.....apa yang tidak kukatakan,


atau melangkah dengan lembut, seperti bisikan.

2 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Assalamualikum wr,wb...
    saya sekelurga ijin Sedikit berbagi pengalaman hidup, barangkali bermanfaat untuk sdra/sdri yg lagi kesusahan financial keuangan. Harap bisa difahami dan dimergerti...


    Ini kisah nyata saya sekeluarga(REAL) !!!

    Perkenalkan nama saya ibu diana saya berasal dari kota yogyakarta saya bekerja sebagai TKW karyawan di salah satu perusaan Yg ada di kuala lumpur malaysia(KL). Dimana saya sudah hampIr kurang lebih 3 tahun lamanya saya bekerja sebagai TKW di perusaan itu.

    Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai rumah sendiri & sebuah kendaraan roda empat atau sebuah mobil pribadi, namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan Biaya hidup sehari-hari ditambah Hutan piutang yang sudah menumpuk, sempat hampir putus asa karna kontrak kerja di perusaan sdh tinggal beberapa bulan lagi berakhir. itu akan semakin sulit dan semakin lama impian munkin tidak akan terwujud jika hanya mengandalkan gaji, Jadi saya kepikiran untuk mencari solusi untuk cari tambahan pendapatan.

    Kala itu saya bersama kelurga iseng2 coba" buka internet dan saya lihat postingan orang yg berhasil sukses berkat bantuan oleh seorang ahli supranatural dari sana saya coba juga menghubungi ahli supranural tersebut untuk meminta bantuan beliau awalnya saya chat wa menyampaikan keluh kesah sy setelah itu saya disuruh telpon langsung untuk bisa dibantu. Syukur alhamdullih sy sekelurga juga bisa dibantu melalui sarana gaib disitulah awal kesuksesan saya. Jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk membayar hutang lewat sebuah jalan PESUGIHAN GAIB ATAU NOMBOR 4D,5D,6D DIJAMIN PASTI WIN 100%, lewat bantuan seseorang berilmu ahli supranatural Bernama IMAM MAULID berasal dri Surabaya Gununganyar melalui bantuan gaib TUAN BOMOH dari gununganyar membantu saya lewat uang/wang gaib langsung masuk rekening saya 1 milyar.


    Lewat postingan ini Saya mau mengucapkan banyak terima kasih kepada IMAM MAULID atau biasa di panggil TUAN BOMOH atas bantuannya untuk mencapai impian saya sekarang ini bisa terwujud dan sya jg sudah punya kendaraan beroda 4 yaitu HRV

    Dan jika anda ingin bantuan juga sama seperti saya silakan
    HUBUNGI CONTACTS WHATSAPP +62882-0195-98330 TUAN BOMOH {IMAM MAULID}

    ReplyDelete